Mengetahui Tentang Sejarah Penemuan Televisi Pertama Di Dunia

jpg,img

Mengetahui Tentang Sejarah Penemuan Televisi Pertama Di Dunia. Jika kalian mencari siapa penemu televisi, pasti tidak akan jauh dengan dua nama ini yaitu 1. John Logie Baird dan 2. Philo Faransworth, dengan bagaimana peran keduanya atas penemuan televisi.

John Logie Baird adalah orang pertama yang memperkenalkan secara konsep objek atau gambar bergerak yang akan menjadi cikal bakal cara kerja sebuah televisi. Baird menggunakan Nipkow disc, yaitu yang berupa cakram besar dengan beberapa tulang menitarinya. Cakram ini adalah salah satu hasil penelitian dari seorang yang bernama Paul Nipkow, yang merupakan seorang ilmuan asal Jerman.

Pada saat cakram berputar, sorotan seperti cahaya nampak akan mengenai objek statis melalui lubang cakram. Cahaya itu kemudian mengenai sensor khusus yang juga berperan untuk menangkap pola perputaran pada cakram tersebut. Selanjutnya pemancar akan mengirimkan sinyal listrik dalam gelombang radio ke receiver yang saat ini kita kenal sebagai bentuk dalam bentuk ‘pesawat penerima’

Dan pada tahun 1928, Baird melakukan sebuah eksperimen tentang stereoscopic television, kali ini dia menemukan perbedaan dengan penelitian sebelumnya yaitu dengan sebelumnya terlihat pada kontras gambar yang dihasilkan, sehingga objek dan warna terlihat lebih mendekati wujud asli, maka dari itu John Logie Baird kemudian dikenal sebagai penemu televisi mekanik pertama.

Sedangkan penemu televisi pertama adalah Philo Farnsworth yang sejak berumur 6 tahun mempelajari hasil penelitian dara para ilmuan yang hebat di seluh dunia, seperti contoh: Albert Einstein, Thomas Alva Edison, dan Alexander Graham Bell, dan dia menjadi seorang atau merupakan ilmuan yang berjasa terhadap perkembangan televisi elektronik.

Namum sebelum eksperimen Farnsworth berhasil ada dua ilmuan lain yang turut berdedikasi atas perkembangan penemuan telvisi ini, yaitu Boris Rosing dan Alan Archibald Campbell-Swinton yang telah berhasil mengembangkan tabung sinar katoda sebagai pengganti cakram milik Nikpow tersebut. Dan di usianya yang mengijak ke-21 tahun, Farnsworth berhasil mengembangkan eskperimennya yang disebut orang sebagai image dissector. Alat ini berbentuk seperti tabung kaca bening yang dibuat secara khusus, dan pada bagian dalamnya ada tabung lainnya yang ini dilapisi oleh sesium oksida yang dapat memancarkan slektron ketika terkena cahaya. Cara kerja alat ini tidak jauh berbeda dengan cermin yaitu dengan memantulkan refleksi objek.

Tabung image dissector milik Farnsworth aslinya bekerja dengan cukup baik, namun hanya saja memiliki kekurangan yaitu membutuhkan banyak cahaya untuk menangkap suatu bentuk objek, dan disisi lain ketika Farnsworth mengembangkan tabung ini, dengan adanya ilmuan yang bernama Vladimir Zworykin yang memiliki alat serupa yaitu iconoscope.

Dan pada akhiranya di tahun 1932, adanya konflik antar Farnsworth dan Zworykin mengenai tentang paten siapa penemu televisi sebenarnya. Dan hasil dari konflik ini berakhir diputuskannya oleh pengadilan bahwa perusahaan tempat Zworykin bekerja, dengan Radio Corporation of America atau (RCA), dan perlu membayar royalti kepada pihak Farnsworth, sebagai pemenang atas hak kepatenannya tentang sistem televisi eletronik ini.

Baca Juga: Mengenal Hari Televisi Sedunia 21 November Dan Sejarahnya

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top